Rabu, 28 Desember 2011

11 Fakta Unik Seputar Perayaan Natal


1.      Lagu Natal Malam Kudus pertama kali dinyanyikan dengan iringan gitar dalam sebuah kebaktian gereja di Austria. Gitar digunakan karena organ gereja setempat sudah sangat berkarat sehingga tidak dapat dimainkan.
2.      Lampu listrik sebagai hiasan pohon Natal pertama kali digunakan pada 1895. Ide ini dicetuskan oleh seorang Amerika, Ralph E. Morris. Lampu baru ini terbukti lebih aman daripada lilin yang biasa dipakai sebelumnya.
3.      Di Amerika Utara, anak-anak biasa memasang kaus kaki pada saat Natal. Adapun anak-anak Belanda menggunakanya sepatu; biasanya sepatu kayu yang disebut sabot.
4.      Di Armenia, makanan khas pada Malam Natal terdiri atas ikan goreng, selada dan bayam. Hidangan ini dinikmati setelah kebaktian Malam Natal untuk mengenang makan malam yang dilakukan Maria pada malam menjelang kelahiran Kristus.
5.      Saat mengunjungi Finlandia, Sinterklas meninggalkan kereta luncurnya dan menunggangi seekor kambing bernama Ukko. Menurut cerita rakyat setempat, Ukko terbuat dari jerami, namun toh cukup kuat untuk ditunggangi Sinterklas.
6.      Di Amerika Serikat ada dua kota yang dinamai Santa Claus. Yang satu berada di negara bagian Indiana; yang satu lagi di Idaho.
7.      Lagu Jingle Bells ditulis pertama kali sebenarnya untuk merayakan Hari Ucapan Syukur. Lagu itu digubah pada 1857 oleh James Pierpoint, dan semula berjudul One Horse Open Sleigh.
8.      Mantan Presiden Amerika Serikat, Bill Clinton, alergi terhadap pohon Natal.
9.      Perangko pertama yang diterbitkan secara khusus untuk menyambut Natal bergambar bunga mawar. Perangko itu dijual pada 1937 di Austria, di mana bunga mawar kertas merupakan hiasan khas pada hari Natal.
10.  Pada 1647, parlemen Inggris menetapkan undang-undang yang melarang perayaan Natal. Pesta Natal dianggap ilegal oleh pemimpin golongan Puritan, Oliver Cromwell, yang memandang keramaian dan kegembiraan pada hari yang semestinya kudus dan khidmat itu sebagai tindakan asusila. Larangan ini berakhir pada saat Cromwell lengser pada 1660.
11.  Bayi di palungan dan berbagai hiasan yang menggambarkan peristiwa kelahiran Kristus di Betlehem sudah dipakai dalam kebaktian gereja sejak abad-abad pertama. Gambar Kelahiran Kristus tertua, berasal dari sekitar 380 Masehi, berupa hiasan dinding di ruang pemakaman keluarga Kristen di Katakombe St. Sebastian, Roma, ditemukan pada 1877.

Antara Mitos dan Fakta Natal


Natal nyaris selalu identik dengan saling memberi hadiah, figur sinterklas, sejuta harapan baik untuk masa mendatang. Selain itu, ada pula mitos dan legenda. Nah, bisakah Anda memisahkan, mana yang fakta atau mitos?
1. Sosok sinterklas modern adalah seseorang yang gemuk, berjenggot panjang, berpakaian merah dan putih. Nah, sebetulnya sosok itu ciptaan produsen minuman ringan Coca Cola.
a. benar
b. salah
2. Dulu, kisah Rudolph the Red-Nosed Reindeer diciptakan untuk mempromosikan sebuah toko menjelang Natal.
a. benar
b. salah
3. Santo Nicholas yang asli adalah seorang uskup yang memerintah di awal
abad ke 4 M. Ia berasal dari satu daerah yang sekarang dikenal sebagai negara Turki.
a. benar
b. salah
Jawaban Yang benar:
1. b.
Bahwa sinterklas selalu berpakaian merah-putih memang dipopulerkan oleh Coca Cola untuk mempromosikan warna produksi minumannya. Tahun 1931, Coca Cola menyewa seorang artis yang digambarkan sebagai sinterklas tengah minum Coca Cola dan iklan itu meraih sukses besar serta membuat orang percaya, itulah gambaran sinterklas yang sesungguhnya.
Padahal, sebenarnya banyak bukti menunjukkan, sejak sebelum itu sinterklas memang sudah digambarkan sebagai pria gemuk berjanggut putih dan berkostum merah-putih. Ini bisa dilihat dari kartu Natal dan gambar lain yang dicetak tahun 1885.
2. a.
Cerita tentang Rudolph the Red-Nosed Reindeer memang diciptakan untuk kepentingan promosi Natal sebuah toko serba ada di Amerika, tahun 1939. Si pemilik toko sengaja memesan cerita tentang Natal untuk anak-anak. Ternyata cerita ini menjadi sangat populer, bahkan dibuat serial tv dan film layar lebar.
3. a.
Santo Nicholas dilahirkan sekitar tahun 280 AD dekat kota Myra di Turki sekarang ini. Dia dikenal amat baik hati dan sering menolong orang miskin serta memberi hadiah pada anak-anak kecil. Nicholas amat dikagumi berkat kemurahan hatinya.
Legenda Santo Nicholas meluas dan pada zaman Renaissance dia menjadi amat populer di Eropa. Di Belanda, ia dikenal dengan nama Sinter Klaas atau Sint Nikolas dan mengilhami orang untuk memberi hadiah saat Natal.
Orang belanda yang berimigrasi ke Amerika lalu membawa dan memperkenalkan tradisi tersebut. Di Amerika, nama Sinter Klaas berubah menjadi Santa Claus.
{http://nostalgia.tabloidnova.com/articles.asp?id=10702}