Selasa, 22 November 2011

Kamboja, Bunga Kuburan Pembawa Kesembuhan


Bunga kamboja bagi kebanyakan orang hanya dianggap sebagai bunga kuburan karena lokasi penanamannya memang kurang strategis. Di Bali maupun Hawai, bunga ini memiliki derajat yang lebih tinggi bahkan dikenakan sebagai hiasan tubuh. Namun apapun pandangan orang terhadap bunga ini, manfaat kesehatan yang dimilikinya ternyata jauh lebih dahsyat dari yang dapat Anda pikirkan.
Bunga ini memang selalu ada sepanjang tahun dan sangat menyukai sinar matahari yang berlimpah, ciri khas tanaman daerah tropis. Bunganya ada yang berwarna putih dan merah. Namun untuk bahan obat alami, kamboja putih lebih sering dimanfaatkan karena selain bunganya besar-besar, kamboja putih juga lebih gampang ditemukan.
Tahukah Anda bahwa bunga kamboja bisa Anda santap sebagaimana bunga pepaya dan bunga turi? Diolah ala Jepang, ala Jawa Barat maupun ala Jawa Timur dapat Anda lakukan. Bunga kamboja ini berkhasiat meredakan demam, menghentikan batuk, melancarkan keluarnya air seni, menghentikan mencret karena disentri, mencegah pingsan karena hawa panas dan menyembuhkan sembelit (jika dikonsumsi dalam jumlah banyak).
Untuk mengkonsumsi bunga kamboja, Anda tidak boleh asal kunyah sehabis mencabut dari pohon. Pertama, Anda harus mencucinya dengan bersih dan dibuat menjadi layu dulu dengan tujuan agar getahnya hilang lalu dimakan mentah atau dikukus. Cara lain, ambil mahkotanya saja, karena di sana tidak ada getah. Sedangkan bagian tangkai bunga (tempat menguncupnya bunga), harus dibuang sebelum dimakan karena merupakan sumber getahnya. Jika Anda malas memakannya, Anda bisa merebus bunga ini dan meminum air rebusannya sebanyak 3 kali sehari.
Meskipun resep di atas selalu menghindari getahnya, namun sesunguhmya getah pohon kamboja sendiri tetap memiliki khasiat yang baik bagi tubuh. Jika dioleskan pada bagian yang sakit sebanyak 2-3 kali sehari, maka getah tersebut bisa mempercepat pematangan bisul, merontokkan kutil dan kapalan, mengeluarkan benda (tulang ikan atau duri) dari bawah kulit serta menyembuhkan tumit yang pecah-pecah. Untuk mendapat getah, patahkan pangkal daun atau potong batang kamboja. Tapi hati-hati, getah ini jangan sampai kena mata karena bisa mengakibatkan kebutaan.
Potongan batang, kulit batang atau bagian akar kamboja juga bisa dipakai sebagai obat luar untuk mengempiskan bengkak, menyembuhkan borok atau untuk menghaluskan kulit yang pecah-pecah. Caranya, tinggal rebus saja dan air rebusan yang masih hangat dapat dioleskan atau dipakai merendam bagian yang sakit.
Dan hebatnya lagi, walaupun masih dalam penelitian, senyawa fulvoplumierin yang terdapat pada daun, batang dan akar kamboja ditemukan dapat dipakai untuk menghambat perkembangan kuman TBC, menghambat disentri, radang saluran pernafasan dan hepatitis. Semoga penelitiannya bisa cepat selesai dan diterapkan, berhubung tanaman yang satu ini sangat mudah ditemukan.
Jadi, sudah saatnya bagi Anda untuk tidak lagi menganggap remeh bunga yang satu ini. Tanggalkan imej ‘bunga kuburan’ dan mulai manfaatkan khasiat kesehatan yang dimilikinya. Karena memang ciptaan yang satu ini tidak pernah mengecewakan.

Sumber : nirmala

7 Cara Menjadikan Makanan Cepat Saji Lebih Sehat


Kita semua tahu bagaimana dampak gemuk dan mengerikannya makanan cepat saji bagi kita. Namun terkadang kita tidak dapat menolak kelezatan yang ditawarkannya.Tidakkah Anda berharap ada cara sehat dalam mengkonsumsi makanan cepat saji? Nah, Anda beruntung! Ada banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk membuat makanan cepat saji lebih sehat, dan tidak sulit untuk melakukannya. Berikut adalah 7 cara yang dapat membuat makanan cepat saji sedikit lebih sehat!
1. Hijau
main_img
Sebagian besar restoran cepat saji menawarkan lebih dari sekedar burger dan kentang goreng. Kebanyakan juga menawarkan salad yang dengan sendirinya dapat menjadi pilihan sehat bagi Anda. Topping tertentu seperti keju, saus, dan crouton, akan menambah kalori ekstra yang tidak perlu, jadi hindarilah topping tersebut.
2. Panggang
Periksa menu makanan cepat saji dan Anda akan menemukan paling tidak ada dua pilihan sandwich ayam, goreng atau panggang. Sandwich goreng sarat dengan lemak dan kalori, beberapa dari tepung rotinya, sisanya dari proses penggorengan. Tapi sandwich ayam panggang, tanpa mayo, keju dan bacon, dapat menjadi pilihan yang sangat baik, dan mengandung banyak protein.
3. Hindari Nugget
Beberapa orang beranggapan bahwa nugget ayam akan menjadi pilihan yang lebih sehat dari burger, namun itu tidak benar. Karena nugget ayam yang dilapisi tepung roti digoreng dalam suhu sangat tinggi, sehingga perbedaan antara kalori dan lemak diabaikan. Jadi, hindari juga nugget!
4. Buang Produk Susu
Jika Anda kecanduan burger, ada sebuah cara agar Anda dapat membuang beberapa ekstra kalori dan lemak dengan meminta pelayannya membuat burger tanpa mayonaise, keju atau mentega. Produk-produk susu ini saja dapat menambah lebih dari seratus kalori! Astaga!
5. Memesan Air Putih
Daripada menambahkan kalori ekstra yang tak perlu dengan memesan teh manis atau soda, atau bahkan jus, cobalah untuk memesan air. Anda harus minum 8 gelas air putih setiap hari, dan ini merupakan waktu yang tepat untuk meminum segelas diantaranya!
6. Mengganti Kentang Goreng Dengan Apel
Saya tahu setidaknya empat rantai makanan cepat saji yang menawarkan alternatif untuk kentang goreng – irisan apel! Salah satunya dalam bentuk karamel saus, yang mengalahkan seluruh tujuan dalam pembuatan makanan cepat saji yang sehat. Jadi hindarilah hal itu dan nikmatilah beberapa apel manis yang juicy dan renyah dalam makanan Anda!
7. Jangan Berlebihan
Segala hal, baik makanan cepat saji sekalipun, tidak akan menimbulkan masalah jika tidak berlebihan. Selama Anda tidak memakan cheese burger double dengan kentang goreng setiap hari, dan hanya memanjakan lidah Anda sesekali, Anda tidak akan merusak diet Anda maupun menumpuk ekstra lemak yang tidak sehat. Ingatlah kata kuncinya – tidak berlebihan!
Anda lihat, sangat mungkin menikmati makanan favorit Anda sesekali tanpa harus tertekan karena memikirkan berat badan yang akan dihasilkan makanan berminyak, berkalori dan menggemukkan tersebut! Sekali lagi, jangan berlebihan, dan Anda tahu apa yang harus dipilih dan apa yang harus Anda hindari!

Sumber : allwomenstalk

9 Langkah Mengurangi Radiasi Ponsel Yang Berbahaya


main_imgKetika kita mendapatkan ponsel baru, hal pertama yang kita lakukan adalah mengisi baterainya, mengaktifkannya dan langsung menggunakannya. Hal pertama yang seringkali kita abaikan adalah membaca buku manualnya. Bahkan jika Anda termasuk orang yang dapat menggunakan perangkat baru tanpa membaca cara penggunaan dan informasi perawatannya, saya mendorong Anda untuk meluangkan waktu melakukan hal yang satu ini – terutama untuk mempelajari potensi bahaya dari ponsel dan mencari tahu bagaimana meminimalisir hal ini.
Akhir-akhir ini, radiasi ponsel telah sering diberitakan di media-media. Pada bulan November TIME mengangkat artikel yang ditulis oleh Devra Devis dengan judul “kebenaran Radiasi Ponsel, Apa yang Dilakukan Industri Untuk Menutupi Hal Ini Dan Bagaimana Melindungi Keluarga Anda”, secara detail menjelaskan resiko dari radiasi ponsel. Meskipun sebagian besar data yang diberikan sejauh ini telah disimpulkan, penelitian lebih lanjut tetap terus dikembangkan. Informasi terakhir yang telah beredar di publik diterbitkan dalam edisi terakhir dari Journal of America Medical Association, mengatakan frekuensi radio ponsel “mempengaruhi fungsi otak” – namun tidak mengatakan efek jangka panjang seperti apa yang akan dihadapi oleh tubuh.
Lalu bagaimana caranya meminimalisasi paparan gelombang radio dari ponsel? Ikuti 9 langkah berikut ini: 
  1. Gunakan headset atau headphone nirkabel dengan emitor bluetooth berdaya rendah.
  2. Gunakan tas ponsel atau simpanlah telepon setidaknya satu inci dari tubuh Anda.
  3. Matikan ponsel Anda setelah ponsel Anda berada di samping tubuh sepanjang hari. Jika ponsel harus tetap dinyalakan, hadapkan tombol ponsel ke arah tubuh Anda. Dan saat tidak digunakan, simpanlah di dalam tas atau kantong khusus ponsel.
  4. Sedapat mungkin gunakan ponsel saat sinyal sedang dalam posisi terkuat. Semakin lemah sinyal ponsel Anda, semakin kuat frekuensi radio mengaktifkan diri agar ponsel dapat tetap terhubung.
  5. Pilihlah untuk menulis SMS daripada menelepon jika memang memungkinkan dan dalam batas kesopanan. Radiasi ponsel lebih kecil saat mengirimkan SMS daripada menelepon dan dengan SMS akan tetap menjauhkan ponsel dari kepala Anda.
  6. Jika memungkinkan, gunakan speakerphone sehingga posisi ponsel tetap memiliki jarak dengan kepala Anda.
  7. Beritahu anak remaja Anda untuk tidak tidur dengan ponsel di bawah bantal mereka atau di samping tempat tidur mereka.
  8. jauhkan telepon dari bayi Anda yang baru lahir maupun dari perut Anda jika Anda sedang hamil. Otak janin dan bayi sangat rentan terhadap radiasi.
  9. Baca buku panduan penggunaan dan cari info sebanyak mungkin untuk mendapatkan rincian lebih lanjut dan tindakan pencegahannya.
Saat ini Anda mungkin bertanya-tanya mengapa informasi mengenai sesuatu yang dapat menyebakan kerusakan pada tubuh manusia disembunyikan dari manual keselamatn dan tidak diinformasikan secara jelas pada produk. Anda tidak sendiri. Di beberapa tempat seperti di Maine, sebuah Rancangan Undang-Undang telah diusulkan untuk memberikan label peringatan pada ponsel-ponsel yang dijual. Peringatan tersebut akan berbunyi: “Perangkat ini memancarkan radiasi elektromagnetik, paparannya dapat menyebabkan kanker otak. Para pengguna, terutama wanita hamil dan anak-anak, harus menjauhkan perangkat ini dari kepala dan bagian tubuh.”
Ponsel telah menjadi bagian yang tak dapat dipisahkan dari kehidupan kita dan sangatlah naif untuk menyingkirkan alat ini sepenuhnya dari aktivitas kita sehari-hari. Sejauh ini temuan pada efek dari radiasi ponsel sangat bervariasi, sehingga perlu bagi Anda untuk berhati-hati dengan mewaspadai dan menyadari potensi bahaya dari ponsel dan melakukan tindakan yang diperlukan untuk meminimalisir bahaya tersebut.

Sumber : shine